Feeds:
Pos
Komentar

I. LETAK SUNGSANG

Dikatakan letak sungsang jika janin terletak memanjang dengan kepala di fundus uteri dan bokong berada di bagian bawah kavum uteri.

Jenis Letak Sungsang

1.Presentasi bokong (bokong murni, bokong sempurna)
2.Presentasi bokong kaki sempurna
3.Presentasi bokong kaki tidak sempurna
4.Presentasi kaki
II. LETAK LINTANG
- Presentasi lintang dan presentasi bahu terjadi jika sumbu panjang janin terletak melintang. Bahu merupakan bagian yg mjd presentasi.
- Diagnosis : palpasi abdomen, sumbu panjang janin teraba melintang, tidak teraba bagian besar (kepala atau bokong) pd simfisis pubis. Kepala biasanya teraba di daerah pinggang.
Pemeriksaan vagina, dapat teraba bahu, tetapi tidak selalu. Lengan dapat mengalami prolaps siku, lengan atau tangan dapat teraba di vagina.
III. PRESENTASI OKSIPITO POSTERIOR (PUNCAK KEPALA)
- Biasa disebut presentasi sinsiput
-Terjadi jika derajat defleksi kepala janin ringan, sehingga ubun – ubun besar merupakan bagian terendah.
- Pemeriksaan abdomen : bagian bawah perut mendatar, ekstremitas janin teraba anterior dan DJJ terdengar di samping.
- Pemeriksaan vagina : ubun – ubun kecil dekat sakrum, ubun – ubun besar dengan mudah teraba jika kepala dalam keadaan defleksi.
IV. PRESENTASI DAHI
-terjadi karena ekstensi parsial kepala janin sehingga terletak lebih tinggi dari sinsiput.
- Kedudukan kepala berada diantara fleksi maksimal dan defleksi maksimal
- Pemeriksaan abdomen : kepala janin 3/5 di atas simfisis pubis, oksiput lebih tinggi dari sinsiput. DJJ lebih jelas terdengar di bagian dada yaitu di sebelah yang sama dengan bagian – bagian kecil janin.
- Pemeriksaan vagina : teraba ubun – ubun besar dan pada ujung lain teraba pangkal hidung dan lingkaran orbita. Mulut dan dagu tidak teraba. Biasanya kepala tidak turun dan persalinan macet.
V. PRESENTASI MUKA
- Disebabkan karena hiperekstensi kepala janin sehingga tidak teraba oksipun maupun sinsiput pada pemeriksaan vagina.
- Presentasi muka dikategorikan primer jika terjadi sejak kehamilan, sedang dikatakan sekunder jika terjadi saat persalinan.
- Pemeriksaan abdomen : teraba lekukan antara oksiput dan punggung janin (sudut Fabre). Dada akan teraba seperti punggung. Di bagian dada dapat pula teraba bagian – bagian kecil janin dan DJJ terdengar lebih jelas.
- Pemeriksaan vagina : teraba muka, mulut dan rahang, hidung dan pinggir orbita, jari tangan mudah dimasukkan ke mulut janin.
- Dagu dapat sebagai indikator posisi janin. Kita harus dapat membedakan dagu depan dan dagu belakang.
- Biasanya sering terjadi persalinan lama. Kepala bisa lahir spontan apabila presentasi dagu anterior dan fleksi. Presentasi dagu posterior kepala tidak akan turun dan persalinan menjadi macet.
VI. PRESENTASI OKSIPITO POSTERIOR PERSISTEN
- Hampir sama dengan presentasi puncak kepala, bdanya pada presentasi puncak kepala tidak terjadi fleksi yang maksimal.
- Bisa menimbulkan kerusakan pada vagina dan perineum yang luas.
- Dapat menyebabkan persalinan lama dan kematian perinatal lebih tinggi
- Kepala janin akan lahir dalam keadaan muka di bawah simfisis.
V. DISTOSIA
- adalah kesulitan dalam persalinan
- ada 4 macam penyebab distosia yaitu :
1. Distosia karena kelainan his
2. Distosia karena kelainan janin
3. Distosia karena kelainan alat genital
4. Distosia karena kelainan panggul.

INFERTILITAS

PENGERTIAN

FERTILITAS :
kemampuan seorang istri utk mjd hamil & melahirkan anak hidup oleh suami yg mampu menghamilinya

INFERTILITAS PRIMER :
istri blm pernah hamil walaupun dg koitus yg teratur, perkawinan bahagia, tanpa alkon selama 1 th atau lebih

INFERTILITAS SEKUNDER :
istri pernah hamil, ttp kmd tdk tjd kehamilan lg walaupun dg koitus & dihadapkan pd kemungkinan kehamilan selama 1 th

STERIL/STERILITAS :
Tdk mampu mpy keturunan atau ketidakmampuan konsepsi
PEMERIKSAAN PASANGAN INFERTIL

SYARAT PEMERIKSAAN

Harus diperiksa dua – duanya, suami – istri (mrp satu kesatuan)
1. Istri umur 20 – 30 th diperiksa bila telah berusaha utk mendpt anak selama 12 bln
Dilakukan px lbh awal bila :
– pernah abortus berulang
– diketahui mengidap kelainan endokrin
– pernah mengalami peradangan rongga panggul/rongga perut
– pernah mengalami bedah ginekologi
2. istri umur 31 – 35 th diperiksa pd kesempatan pertama pasangan itu datang ke dokter
3. istri pasangan infertil yg berumur 36 – 40 th blm mpy anak dr perkawinan ini
4. px infertilitas tdk dilakukan pd pasangan infertil yg salah satu anggota pasangannya mengidap penyk yg dpt membahayakan istri atau anaknya

RENCANA DAN JADWAL PEMERIKSAAN
Dilakukan pemeriksaan selama 3 siklus haid istri

PEMERIKSAAN MASALAH INFERILITAS

1. MASALAH AIR MANI
– Air mani ditampung dg jalan masturbasi langsung kedlm botol / gelas bersih stlh abstinensi 3 – 5 hari
– Dibawa ke lab dlm 2 jam stlh dikeluarkan
– Jangan dimskkan dlm kondom

Pemeriksaan Mikroskopik
– Air mani tanpa sperma (azoospermia) atau sedikit spermatozoa akan tampak
– Selama msh terdpt spermatozoa bergerak tdk dpt ditentukan nilai minimum konsentrasi spermatozoa utk menghasilkan kehamilan
– Konsentrasi sperma 10 hari membuat motilitas berkurang krn terlalu lama ditimbun dlm sistem duktus
– Abstinensi singkat akan memulihkan motalitas spermatozoa spt semula

Uji Ketidakcocokan Imunologik
– Uji kontak air mani dg lendir serviks (sperm cervical mucus contact test – SCMC test) dpt menunjukkan antibodi lokal pd pria & wanita

2. MASALAH VAGINA
– Sumbatan atau peradangan
• Sumbatan psikogen : vaginismus & dispareunia
• Sumbatan anatomik : kelainan bawaan
• Vaginitis hebat (anti senggama)

3. MASALAH SERVIKS
– Spermatozoa motil dpt hidup dlm lendir serviks sp 8 hr stlh senggama
– Infertilitas krn faktor serviks :
• Sumbatan kanalis servikalis
• Lendir serviks yg abnormal
• Malposisi serviks
• Kombinasi ketiganya
• Cacat bawaan
• Polip
• Stenosis (trauma, peradangan)

Uji Pascasenggama
Cara :
– suami istri melakukan koitus stlh abstinensi selama 2 hr (± 2 jam ke dokter)
– lendir serviks dibersihkan dg kapas kering (spekulum vagina kering)
– lendir serviks diambil dg isapan spuit tuberkulin, semprotkan pd gelas obyek, tutup dg gelas penutup
– px mikroskopik dilakukan dg Lapangan Pandangan Besar/LPB (hitung jumlah sperma)

Uji In Vitro
– Uji gelas obyek : utk mengukur kemampuan sperma msk ke dlm lendir serviks
– Uji kontak air mani dg lendir serviks: utk menyelidiki adanya faktor imunologi
4. MASALAH UTERUS
– Prostaglandin berperan dlm transportasi sperma kedlm uterus & melewati penyempitan pd batas uterus dg tuba. Prostaglandin yg kurang dlm air mani menyebabkan infertilitas.
– Infertilitas krn faktor uterus :
• Distorsi cavum uteri krn sinekia, mioma/polip
• Peradangan endometrium
• Gangguan kontraksi uterus, dpt mengganggu implantasi, pertumbuhan intra uteri, nutrisi janin, oksigenasi janin

Biopsi Endometrium
– Gambaran endometrium (pengaruh hormon – hormon ovarium)
– Utk mengetahui pengaruh estrogen, biopsi dilakukan pd hr ke – 14
– Utk mengetahui peradangan menahun (TBC), neoplasia, ovulasi (stlh ovulasi)
– Waktu terbaik 5 -6 hr stlh ovulasi, yaitu sesaat sblm tjdnya implantasi blastosis pd permukaan endometrium

Histerosalpingografi
– Penyumbatan media kontras yg akan melimpah ke dlm cavum peritonei kalau tubanya paten, & penilaiannya scr radiografik
– Pxnya dpt membilas sumbatan2 tuba yg ringan, atau media kontras (yodium) yg berkhasiat bakteriostatik shg memperbaiki kualitas lendir serviks
– Kontra indikasi :
• Kehamilan
• Peradangan
• Perdarahan uterus
• Kuretase

Histeroskopi
– Peneropongan cavum uteri yg sblmnya telah digelembungkan dg media dextran 32%, glukosa 5%, garam fisiologik atau gas CO2
– Px histeroskopi dilakukan bila :
• Kelainan pd px histerosalpingografi
• Rwyt ab habitualis
• Dugaan adanya mioma/polip submukosa
• Perdarahan abnormal dr uterus
• Sblm dilakukan bedah plastik tuba, utk menempatkan kateter sbg splint pd bagian proksimal tuba
– Kontra indikasi :
• Infeksi akut rongga panggul
• Kehamilan
• Perdarahan

5. MASALAH TUBA
– Paling sering terjadi

Pertubasi ( Uji Rubin )
– Utk memeriksa patensi tuba dg jalan meniupkan gas CO2 mell kanula / kateter Foley yg dipasang pd kanalis servikalis
– Apabila terdpt patensi tuba :
• Gas akan mengalir bebeas ke dlm cavum peritonei
• Tek gas naik & bertahan sp 200 mmHg (sumbatan)
• Tek gas 80 – 100 mmHg (patensi tuba)
• Pd auskultasi : tiupan gas msk kedlm cavum peritonei spt “bunyi jet”
• Nyeri bahu stlh px (pengumpulan gas dibwh diafragma
– Kontra indikasi :
• Kehamilan
• Peradangan alat kelamin
• Perdarahan uterus
• Kuretase baru dilakukan
– Saat pemeriksaan : stlh haid bersih & sblm ovulasi (hr ke-10 siklus haid)

6. MASALAH OVARIUM
– Deteksi ovulasi (inseminasi buatan)

Pemeriksaan Lendir Serviks
– Dpt menentukan tjdnya ovulasi
– Tanda ovulasi :
• Bertambah besarnya pembukaan OUE serviks
• Bertambah byk jumlah, bertambahnya panjang daya membenang, jernih & viskositas lendir serviks rendah
• Bertambah tingginya daya serbu spermatozoa
• Peningkatan sel2 kariopiknotik & eosinoflik pd usap vagina

Catatan Suhu Basal
– Pengaruh progesteron thd ovulasi (msh kontroversial)
Sitologi Vagina Hormonal
– Menyelidiki sel2 yg terlepas dr selaput lendir vagina (pengaruh hormon ovarium)
– Tujuan px sitologi vagina hormonal:
• Memeriksa pengaruh estrogen dg mengenal perub sitologi yg khas pd fase proliferasi
• Memeriksa adanya ovulasi dg mengenal gambaran sitologi pd fase luteal lanjut
• Menentukan saat ovulasi dg mengenal gambaran sitologi yg khas
• Memeriksa kelainan fungsi ovarium pd siklus haid yg anovulatoir
– Tdk ada indikasi kontra, tp dpt dipersulit dg perdarahan & peradangan

Pemeriksaan Hormonal
– Px FSH
– Px LH
– Px estrogen serum & urin
– Px progesteron plasma / pregnandiol urin

Biopsi Endometrium
– Untuk menilai fungsi ovarium

7. MASALAH PERITONEUM

Laparaskopi Diagnostik
– Mrp bag. Integral terakhir pengelolaan infertilitas utk memeriksa masalah peritoneum
– Indikasi utk melakukan laparaskopi diagnostik (Albano) :
• Blm tjd kehamilan stlh 1 th pengobatan
• Siklus haid tdk teratur / suhu basal tubuh monofasik
• Istri pasangan infertil berumur >28 th atau infertil selama 3 th
• Terdpt riwayat laparatomi
• Pernah histerosalpingografi dg media kontras larut minyak
• Ada riwayat apendisitis
• Disangka endometriosis
• Akan dilakukan inseminasi buatan
– Saat terbaik : segerea stlh ovulasi

PENANGANAN MASALAH INFERTIL

AIR MANI YG ABNORMAL
– 3 kali berturut2 tetap abnormal
– yg dpt diperbaiki :
• Varikokel
– menyebabkan motilitas sperma
– th: operasi (varikokelektomi)
• Sumbatan vas
– Azoospermia
– Operasi vasoepididimostomi (kemungkinan hamil 5 – 30%)
• Infeksi
– Menyumbat vas/merusak jaringan testis (steril)
– Infeksi menahun dpt menurunkan kualitas sperma. Dpt diperbaiki dg pengobatan
• Defisiensi Gonadotropin
– Jarang tjd
– Pengobatan dg LH & FSH
– GnRH (Sindrom Kallman)
• Hiperprolaktinemia
– Impotensi, testikel mengecil, galaktorea
– Th: dopamin agonis 2 – bromo – α – ergo – kriptin

UJI PASCASENGGAMA ABNORMAL

Penyebab :
– Waktu px tdk tepat
– Air mani yg abnormal
– Hsl uji penetrasi in vitro baik :
• Kontak air mani & lendir serviks kurang
• Penetrasi penis kurang dalam
• Ejakulasi intravaginal kurang baik
– Hasil uji in vitro abnormal : imun
– Terapi :
• Estrogen : memperbaiki uji pascasenggama
• Klomifen sitrat : lendir serviks yg krg baik krn perkembangan folikuler yg krg adekuat
• Inseminasi dg cawan serviks : utk normospermia volum rendah / oligospermia ringan
• Inseminasi intrauterin : lendir serviks kurang ramah

MIOMA UTERI
– menyebabkan tekanan pd tuba, distorsi cavum uteri, iritasi miometrium, torsi oleh mioma bertangkai
– th : miomektomi

MASALAH TUBA YG TERSUMBAT
– pengobatannya kemungkinan berhasil kecil
– th: bedah tuba
– pembedahan tdk dilakukan bila analisis sperma abnormal & istri tdk boleh hamil krn penyk tertentu

ENDOMETRIOSIS
– th: menunggu sp hamil sendiri (umur & lama infertil)
– pengobatan hormonal
– pembedahan konservatif

Tahukah Anda bahwa sebagian wanita merasa malu jika mereka harus mengungkapkan keluhan tentang Miss V mereka? Bahkan sebagian besar mereka merasa takut untuk memeriksakan keadaan dirinya karena mereka sering mendengar atau membaca tentang masalah kebidanan dan kandungan yang menakutkan. Untuk membantu Anda dalam merawat kesehatan seksual dan perawatan Miss V Anda. Berikut ada beberapa rahasia yang dapat mengejutkan Anda dan harus Anda ketahui :

Rahasia 1 : Pil KB dapat menyebabkan libido Anda turun

Jika libido Anda tidak sama sejak mengguna pil KB, maka hal ini 100% benar bahwa pil KB dapat mengurangi hasrat seksual pada beberapa wanita.

Tidak benar bahwa penggunaan pil KB hanya untuk mereka yang di usia reproduktif. Dan benar adanya bahwa pil KB dapat diberikan pada wanita menopause untuk mengurangi keluhan hot flashes dan gangguan psikologis dengan pemberian dosis yang rendah.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengembalikan hasrat seksual Anda? Dengan mengganti pil atau formula pada merek – merek tertentu kadang bisa membantu. Jika hal ini tetap tidak dapat mengembalikan libido Anda maka ganti alat kontrasepsi Anda dengan IUD (jika Anda dalam perkawinan monogami) atau menggunakan kondom. Karena KB hormonal lainnya pun akan sama efek sampingnya dengan pil KB. Opsi lain mengatakan bahwa pengguna pil KB lebih sedikit dibandingkan dengan alat kontrasepsi lain guna mencegah kehamilan.

Jika Anda menggunakan pil KB untuk mengurangi gejala hot flashes pada menopause, maka Anda harus menghubungi dokter Anda untuk menurunkan dosisnya.

Rahasia 2 : Untuk mengurangi efek samping dari pil KB seperti mual, masukkan pil lewat vagina

Memasukkan pil ke dalam vagina tidak akan membahayakan. Hal ini bisa sangat efektif terutama jika Anda merasa mual dan muntah.

Ini sedikit rahasia yang datang dari penelitian di Israel yang dipublikasikan di jurnal Countraception. Dokter membandingakn 2 kelompok yang satu diberikan pil melalui oral dan yang lain diberikan pil yang dimasukkan ke dalam vagina. Hasilnya? Wanita yang memasukkan pil ke dalam vagina keluhan – keluhan seperti mual, muntah, vertigo, payudara yang lunak dan gangguan pada perut menjadi berkurang.

Rahasia 3 : Sakit kepala karena migraen dapat menambah hasrat untuk sex dan orgasme dapat menghentikan sakit kepala dan kram perut saat haid.

Melakukan hubungan sex mungkin pemikiran terakhir saat Anda mengalami sakit kepala. Tetapi tidak usah terkejut jika Anda merasakan keinginan yang kuat untuk berhubngan intim ketika mulai terjadi migraen, terutama 24 jam pertama. Para dokter kurang yakin dengan keadaan ini. Menurut penelitian James Couch, MD, of the University of Oklahoma Health Sciences Center bahwa kemungkinan peningkatan serotinin dapat berperan dalam hal ini. Bahan kimia otak ini dapat terhubung dengan hasrat seksual.

Lebih dari itu, riset terbaru sudah menunjukkan bahwa lebih dari 20 % wanita yang mengalami orgasme dapat menghentikan migraen, dapat dengan segera menghentikan sakit tersebut. Tetapi ini bukanlah yang pertama bahwa orgasme dapat mengurangi sakit. Dikatakan oleh Goldstein bahwa ditemukan beberapa wanita bahwa orgasme dapat membantu mengurangi kram perut saat menstruasi. Hal ini bisa mungkin terjadi karena berhubungan dengan bio – chemikal tubuh dan terjadinya relaksasi uterus (rahim), sehingga dapat mengurangi sakit.

Rahasia 4 : Menghindari/tidak mau melakukan Sex akan menyebabkan Sakit yang luar biasa saat hubungan sex

Banyak wanita percaya bahwa menghindari berhubungan seksual dan membuat vagina “beristirahat” merupakan obat penawar untuk nyeri saat berhubungan sex. Para ahli mengatakan bahwa justru kebalikannya jika anda tidak menggunakannya maka Anda akan kehilangannya. Berhenti melakukan hubungan sex dan melakukannya kembali mungkin akan lebih menyakitkan baik secara fisik maupun dalam hal hasrat untuk bercinta.

Merasakan sakit saat berhubungan intim adalah tidak normal. Hal ini bisa saja terjadi bila suami Anda tidak memberikan pemanasan yang cukup. Hormon dapat mamicu terjadinya kekeringan pada vagina, hal ini dialami pada waita yang baru saja melahirkan atau menjelang menopause, hal ini bisa saja menyebabkan ketidaknyamanan dalam berhubungan seksual. Menggunakan produk – produk pelumas atau krem yang mengadung estrogen dapat mengurangi ketidaknyamanan ini. Yang Anda butuhkan untuk mengatasi ketidaknyamanan dalam berhubungan sex adalah dengan terapi hormonal.

Jika terjadi masalah, bicarakan dengan pasangan Anda untuk menambah pemanasan (foreplay). Kemudian lakukan sesuatu yang dapat membuat Anda bahagia dan membuat tubuh Anda siap untuk melakukan hubungan sex.

Rahasia 5 : Adalah mudah melakukan kontrak dengan Penyakit hubungan seksual jika Anda melakuan hubungan seksual selama periode seksual Anda

Sementara melakukan hubungan sex selama periode Anda adalah paling sedikit mungkin untuk mendapatkan kehamilan, dan hal ini juga waktu yang hampir dipastikan Anda mungkin akan mudah terkena infeksi. Karena keseimbangan asam/basa dalam vagina Anda selama menstruasi akan memudahkan bakteri masuk kedalamnya.

Normalnya vagina bersifat asam. Namun darah menaikkan pH membuat vagina menjadi basa. dan kondisi ini menyebabkan bakteri tumbuh subur.

Jika Anda tidak 100% melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda, selalu gunakan kondom.

Rahasia 6 : Menggunakan pakaian dalam dari bahan cotton dan mengganti detergent sangat membantu dalam mengurangi resiko vaginitis

Para dokter mengatakan bahwa aksioma – aksioma ini bukan hanya bualan para istri tua. Vaginitis adalah terjadinya iritasi dari vagina. Hal ini dapat menyebabkan rasa gatal, panas dan menimbulkan bau busuk. Menggunakan pakaian dalam dari cotton dan menggunakan detergent pencuci yang berbeda – beda dapat mengurangi resiko vaginitis. Cara lain untuk menghindari resiko ini tidak dengan menggunakan sabun – sabun yang wangi, pewangi untuk Miss V atau produk – produk wewangian lainnya yang digunakan di sekitar Miss V Anda.

Jika Anda tidak mendapatkan perubahan dari keluhan – keluhan vaginitis ini setelah Anda mengganti pakaian dalam dan detergent Anda, maka segera hubungi dokter Anda. Kemungkinan masalah Anda adalah bakterial vaginosis, infeksi, penyakit menular seksual atau penyakit infeksi lainnya yang membutuhkan pengobatan medis.

Rahasia 7 :  Untuk mengurangi toxic xhock syndrome saat perjalanan jauh, bawa tampon dari AS

Infeksi yang berpotensial menyebabkan kematian dikenal dengan toxic shock syndrome mulai muncul kembali. Hal ini masih berhubungan dengan penyerapan dari tampon yang digunakan. Tampon – tampon produk AS sudah tidak diperjualbelikan di AS, tetapi tergantung kemana Anda bepergian, Anda mungkin masih menemukan di toko – toko atau gudang penyimpanan. Jika Anda sangat tidak familier dengan bahasa negara lain, Anda dapat dengan mudah mengihindari tipe – tipe yang salah. untuk lebih aman, bawalah milik Anda dari rumah, dan jangan pernah tinggalkan mereka dari tubuh Anda selama bepergian.

Rahasia 8 : Hindari penggunaan tampon

Karena tampon pada vagina menekan uretra, hal ini dapat menyebabkan semacam “sumbatan”. Para dokter mengatakan bahwa menggunakan tampon boleh – boleh saja hanya sesekali waktu seperti jika “kebocoran” urin tidak dapat dihindari. Akan tetapi jangan jadikan ini sebagai kebiasaan dan lepaskan tampon setelah Anda tidak lagi membutuhkannya. Tampon dalam vagina dapat menyebabkan iritasi. Untuk menghindari kebocoran Anda dapat menggunakan pembalut yang lebih tipis. Mereka lebih dapat menyerap dibandingkan dengan tipe pembalut biasa dan lebih aman daripada tampon.

A tampon inside a dry vagina, he says, can cause significant irritation as well as microscopic tears in the skin. The irritation and tears can later open the door to infection. To help control everyday leaks, drips, and dribbles, you can use one of the new ultra thin incontinence pads. They are more absorbent than a typical menstrual pad and safer than a tampon.

Rahasia 9 : Berhunungan seksual tidak dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi jamur tetapi oral sex dapet meningkatkan risiko

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa laki – laki secara umum bukan penyebab terjadinya infeksi jamur pada wanita selama hubungan seks. Hal ini ditunjukkan kemungkinan terjadinya infeksi karena faktor lain seperti sistem imun wanita untuk merespon jamur.

Yang menarik, pada salah satu study memperlihatkan hasil mengejutkan dari 200 laki – laki dan wanita bahwa wanita yang melakukan oral sex memperlihatkan lebih mungkin menderita infeksi jamur pada vagina. kasus ini diduga pasangan mereka menunjukkan tanda – tanda menderita infeksi jamur pada mulut mereka atau tidak.

Jika wanita yang pernah menderita infeksi jamur dapat meningkatkan risiko penyakit terulang jika melakukan oral sex. Ketidakseimbangan hormonal, tingginya gula darah, penggunaan antibiotik, penggunaan pil KB atau sterss juga dapat menyebabkan yeast infection.

Rahasia 10 :  Cairan “seperti urine” di sekitar vulva mungkin bukan urine, tetapi keringat dan ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan

Karena sekresi dari kelenjar keringat mempunyai komponen yang hampir sama dengan urin. Hal ini umum terjadi pada wanita yang produksi keringatnya berlebih sehingga berbau seperti urine di sekitar vulva atau celana dalam. Tetapi sebelum Anda berfikiran bahwa ini adalah masalah besar, coba cuci Miss V Anda dengan menggunakan sabun lembut dan air. Bisa Anda tambahkan sedikit bedak untuk menyerap keringat. Hindari celana dalam dari bahan nylon dan panty hose, karena dapat menimbulkan panas dan menambah keringat. Apabila setelah dilakukan kegiatan ini bau menyengat menghilang, maka dapat dipastikan itu adalah keringat bukan urin. Tetapi bila baunya tetap ada, periksakan diri Anda ke dokter.

KELAINAN PAYUDARA

KELAINAN PADA MAMMA

MASTITIS

Adalah peradangan pd payudara

Ada 2 macam :

1. Mastitis gravidarum

2. Mastitis puerperalis

Penyebab : Stafilokokkus Aureus

Puting luka atau lecet

Tingkatan mastitis :

1. Tingkat awal peradangan (nyeri setempat)

2. Tingkat abses (abses, demam, kulit di atas abses mengkilat )

Pengobatan :

1. Tingkat awal peradangan

- support mamma dg kain segitiga, shg tidak menggantung

- memberikan antibiotic 7–10 hari

2. Tingkat abses

- Insisi & memskkan drain Penrose

- Drainase stlh 72 jam mjd kebocoran air susu melalui luka insisi

Memakai perban elatis yg ketat pd payudara utk menghentikan laktasi

Mastitis bisa dibarengai Ca Mamma

NEKROSIS LEMAK PAYUDARA

- Tumor keras di payudara, tidak membesar

- Ada retraksi kulit sama dengan Ca Mammae

Etiologi :

- Trauma (perdarahan dlm biopsy)

- Nekrosis lemak yg luas , infeksi menahun, ada giant cells, & infiltrasi lifosit dlm ediaan mikroskopik

Terapi :

Biopsy dan eksisi

EKTASIA DUKTUS LAKTIFERUS

Istilah :

- Plasma cell mastitis

- Comedo mastitis

- Abses menahun

· Menimbulkan retraksi putting susu

· Peradangan sub akut ; krn obstruksi duktus laktiferus

· Pd jaringan periduktal ditemukan sel plasma

Terapi :

Biopsi dan eksisi

FIBRIO ADENOMA

Byk tjd pd wanita usia 20 – 25 tahun; berhubungan dg hormon estrogen

Tanda dan gejala :

- dpt timbul soliter atau multiple

- gampang digerakkan

- berbentuk licin / lobulated

- bebas dr jaringan payudara sekitar

- besarnya tdk berubah krn siklus haid

- putting susu tdk ada perubahan

- tdk nyeri spontan/nyeri tekan

Terapi :

Biopsi dan eksisi

KISTA SARKOMA FILODES

Fibro adenoma yg meliputi seluruh mamma

Di permukaan tumor ada jaringan spt lembaran2 buku.

Biasanya jinak; potensi jd sarcoma

Timbul pd usia 35 – 40 th

Tanda dan gejala :

- Kulit di atas tumor mengkilap, regang, tipis, merah & pembuluh2 balik melebar & panas

- Jarang tjd mestastasis (pembesaran kelenjar regional)

- Tumor tumbuh cepat; nekrosis & radang pd kulit

Tindakan :

- Krn potensi mjd ganas & lbh radikal dr fibroadenoma, biasanya dilakukan mastektomi dg pengangkatan fasia pektoralis

- Radiasi paca bedah

SARKOMA

- Jarang ditemukan

- Tumor besar pd mamma, bisa sebesar kepala bayi

KANKER PAYUDARA

Terbanyak pd usia 40 – 49 th

Klasifikasi Kanker Payudara :

1. Klasifikasi Patologik

2. Klasifikasi Klinik

KLASIFIKASI PATOLOGIK

1. Kanker putting susu (Paget’s Disease )

- Bentuk kanker yg dlm taraf permulaan manifestasinya spt eksim menahun putting susu yg biasanya menebal dan merah

- Mrp suatu tumor subareoral, bisa teraba

- Prognosis baik

- Mrp kanker intraduktal yg tumbuh di bagian terminal dr dutud laktiferus

- Jarang tjd di Indonesia

Ciri 2 patologik :

- Sel – sel Paget (spt pasir)

- Hipertrofi sel epidermoid

- Infiltrasi sel – sel bundar dibawah epidermis

2. Kanker Duktus Laktiferus

a. Non infiltrating papillary carcinoma

- Bisa terbentuk dlm tiap duktus laktiferus dry g terbesar sampai sekecil2nya

- Kadang2 sulit dibedakan dr papilloma

b. Comedo carsinoma

- Terdiri dr sel2 kanker non papillary & intraduktal

- Sering dgn nekrosis sentral

- Pd permukaan potongan terlihat spt kelenjar

- Jarang tjd pd saluran saja, biasanya mengadakan infiltrasi ke sekitarnya mjd Infiltrating Comedo Carsinoma

c. Adenokarsinoma dg infiltrasi & fibrosis

- Lazim ditemukan (75 %)

- Fibrosis umumnya agak besar & keras

- Disebut pula kanker tipe schirrhus, tumor mengadakan infiltrasi ke kulit dan ke dasar

d. Medullary carcinoma

- Tumor ini biasanya sgt dlm did lm kelenjar mamma, biasanya tdk seberapa besar, kadang disertai kista2 dan mpy kapsul

- Tumor ini kurang infiltratif disbanding dg tipe schirrus

- Metastasis ke ketiak tjd sangat lama

- Prognosis lebih baik

3. Kanker dr Lobulus

- Sering timbul sbg carcinoma insitu yg membesar

- Mikroskopik : lobulus / kumpulan lobulus yg berisi kelompok sel2 asinus dg beberapa mitosis

- Apabila tjd infiltrasi, hampir tdk dpt dibedakan dr tipe schirrus.

KLASIFIKASI KLINIK ( CLINICAL STAGING)

KLASIFKASI TNM

T : Tumor

N : Nodule (kelenjar yg membesar regional)

M : Metastase jauh ( ex paru2, panggul, tulang punggung & tulang tengkorak

Dibedakan :

TIS

- Tumor In Situ, yi tumor sblm invasi (tanpa infiltrasi), spt intraduktal kanker yg kecil, Paget’s disease.

T1 : Tumor 2 cm atau kurang

T1a : Tdk ada poerlekatan/infiltrasi ke fasia pectoral/otot pektoralis

T1b : dgn perlekatan ke fasia pectoral / pektoralis

T2 : T umor 2 – 5 cm

T2a : tanpa perlekatan ke fasia pectoral

T2b : dgn perlekatan ke fasia pectoral/otot pektoralis

T3 : Tumor >5 cm

T3a : tanpa perlekatan ke fasia pektoralis

T3b : dg perlekatan ke fasia pektoralis & otot pektoralis

Perlekatan sedikit ke kulit (dimpling) atau retraksi putting susu bisa saja timbul pada T1, T2, T3

T4 : tumor dg besarnya brp saja tp dg infiltrasi ke dinding thorax atau kulit

T4a : dg fiksasi ke dinding thorax

T4b : dg edema, infiltrasi atau ulserasi kulit yg berbiji2.

N : Kelenjar Limfe Regional

No : tdk teraba kelenjar limfe di ketiak homolateral

N1 : teraba di ketiak homolateral kelenjar limfe yg dpt digerakkan

N1a : kelenjar limfe yg diduga bkn anak sebar

N1b : kelenjar limfe yg diduga anak sebar

N2 : Kelenjar limfe ketiak homolateral, berlekatan satu sama lain (paket) atau melekat ke jaringan sekitar

N3 : Kelenjar limfe infra dan supra klavikular homolateral

M : Anak sebar jauh

Mo : tidak ada anak sebar jauh

M1 : ada anak sebar jauh ditambah infiltrasi kulit sekitar payudara

TINGKAT TNM

Stadium I : T1a No (N1a) Mo

T1b No (N1a) Mo

Stadium II: To N1b Mo

T1a N1b Mo

T1b N1b Mo

T2a No (N1a) Mo

T2b No (N1a) Mo

T2b N1b Mo

Stadium III: T3 dgn N apa sj, Mo

T4 dgn N apa sj, Mo

T N2 Mo

T N3 Mo

Stadium IV: setiap T dg N apa sj,M1

Pengukuran yg plg akurat ttg besarnya tumor adlh limfografi, krn dgn perabaan tumor selalu lbh besar dr sebenarnya.

PENGOBATAN

Stadium TIS

- Operasi mastektomi radikal scr Halsted tanpa radiasi

Stadium I

- Modified mastektomi radikal tanpa pengangkatan mm, pektoralis mayor dan minor, ditambah dg pengangkatan kelenjar ketiak & radioterapi

Stadium II

- Sama dgn Stad. I ditambah dg sitostatika

Stadium III

- Radioterapi atau eksisi tumor yg apert & pemberian th/ hormone

- Sblm menopause : ooforektomi bilateral

Stadium IV

- Sblm menopause : ooforektomi

- Pd kasus dg nyeri hebat spt metastasis panggul : adrenalektomi bilateral sesdh ooforektomi

- Apabila hal diatas tdk menolong dilakukan hipofisektomi

Kemoterapi diberikan tdk sbg single drug regiment ttp sbg multiple drug regiment

PROGNOSA

Tergantung pada :

1. Besarnya tumor primer

2. Byknya / besarnya kelenjar aksila yg positif

3. fiksasi ke dasar dr tumor primer

4. tipe histologik tumor/invasi ke pembuluh darah

5. tingkatan tumor anaplastik

6. umur atau keadaan menstruasi penderita

7. kehamilan

SEX DAN REPRODUKSI WANITA

Oleh :

Tri Agustina Hadiningsih, SST

I. PENDAHULUAN

Sexualitas adalah sesuatu kekuatan dan dorongan hidup ada diantara manusia laki – laki dan perempuan dimana kedua makhluk ini merupakan suatu system yang memungkinkan terjadinya keturunan yang sambung – menyambung sehingga existensi manusia itu tidak punah. Banyak peristiwa bahagia dan hidup gairah oleh adanya sex, tetapi tidak sedikit pula adanya peristiwa sedih, malapetaka dan kehancuran disebabkan oleh sex pula.

Begitu pentingnya masalah sexualitas dalam kehidupan manusia sehingga ada pendapat ahli yang extrim menyatakan bahwa semua tingkah laku manusia pada hakekatnya dimotifasi dan didorong oleh sex. Maka tidaklah mengherankan bahwa ada pendapat peneliti lain mengatakan bahwa kebanyakan gangguan kepribadian, gangguan tingkah laku terjadi oleh adanya gangguan pola perkembangan kehidupan Psikosexualnya.

Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui apa dan bagaimana itu sex dan system reproduksi kita.

II. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANATOMI DAN FISIOLOGI

1. Alat Reproduksi Pria

Pada prinsipnya alat reproduksi pria berfungsi memproduksi sel – sel kelamin pria (sperma) yang dihasilkan oleh sepasang buah pelir (testis) yang berada dalam kantong pelir (scrotum). Sperma ini akan mulai diproduksi pada waktu akil balig dan produksi ini akan terus – menerus seumur hidup.

Sperma yang sudah matang akan dikeluarkan / disalurkan melalui saluran sperma (vas deferens). Dan dalam perjalanan keluar, sperma bercampur dengan air mani (semen) dan juga bercampur dengan produk dari kelenjar – kelenjar prostate dan bulbo urethralis, untuk selanjutnya dikeluarkan melalui urethra. Keluarnya sperma dari urethra biasanya dengan cara memancar, dan proses ini disebut ejakulasi.

Pada waktu senggama, tiap ejakulasi pria akan mengeluarkan ± 1 sendok teh air mani yang didalamnya mengandung 200 – 500 juta sperma. Sperma dapat hidup dalam vagina ± 8 jam, tetapi bila berada dalam rahim dapat bertahan hidup lebih lama yaitu 2 – 3 hari.

Selain menghasilkan sperma, buah zakar juga menghasilkan testoteron. Buah zakar mulai aktif pada waktu pria menjelang dewasa (mimpi basah), maka tanda – tanda kelaki – lakian akan timbul pada masa – masa itu.

Ada satu bagian yang disebut frenulum, dimana frenulum ini pada Islam yang nantinya akan disunat. Frenulum bila tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan penyakit bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker leher rahim pada wanita.

2. Alat Reproduksi Wanita

Alat reproduksi wanita lebih kompleks daripada alat reproduksi pria. Pada garis besarnya, fungsi utama tentu menghasilkan sel telur (ovum) dan bila ovum ini dibuahi oleh sperma, maka hasil pembuahan akan dipertahankan untuk tumbuh terus sampai menjadi makhluk baru dalam rahim. Menghasilkan ovum merupakan fungsi indung telur (ovarium) yang ada 2 buah : kanan dan kiri, sedangkan fungsi mempertahankan hasil pembuahan adalah merupakan fungsi dari rahim (uterus).

Sel telur yang sudah matang akan keluar dari indung telur (ovulasi/masa subur) dan akan masuk ke dalam saluran telur (tuba falopii) untuk menuju rahim. Dan untuk melalui saluran ini membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Apabila tidak terjadi pembuahan oleh sperma maka akan terjadi peluruhan dari lapisan selaput lendir dalam rahim yang digunakan untuk persiapan pembuahan (menstruasi).

Masa ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid berikutnya. Namun kadang – kadang ada juga haid yang tidak didahului dengan ovulasi (haid unovulatoir). Wanita yang mempunyai haid unovulatoir tentu tidak bisa hamil karena tidak ada sel telur yang keluar dari indung telur. Ini sering terjadi pada wanita masa pubertas, menyusui dan menopause.

Sindroma Pra-Haid

Sedikitnya 50 persen, mungkin lebih, wanita mengalami pada suatu tahap di periode ini perasaan yang tidak menyenangkan yang disebut Sindroma Pra-Haid (SPH). Ini dapat beragam dari gejala yang samar-samar dengan rasa sakit yang ringan sampai kepada serangkaian gejala yang sangat tidak menyenangkan. Sering disebut penyakit daripada suatu gangguan. Sejumlah besar gejala dapat terjadi, ini dapat tetap sama atau bervariasi dari bulan ke bulan. Pada umumnya ini adalah manifestasi dari produksi hormon progesteron pada bagian akhir dari siklus haid. Lebih dekat masa haid datang, biasanya gejala-gejala ini lebih dirasakan. Keadaan mudah tersinggung, menjadi lekas marah, dan emosional, adalah gejala umum yang kompleks. Banyak wanita yang biasanya sebagai istri penyayang, penurut dan mengabdi, tiba-tiba menjadi emosional dan pemarah, kesal pada dirinya sendiri dan pasangannya, maupun orang lain disekitarnya. Kadarnya dapat bervariasi dari yang ringan sampai kepada yang dapat menimbulkan ketegangan hubungan pribadi bahkan ketidakharmonisan pernikahan.

MENOPAUSE

Menopause adalah masa berhentinya haid. Sering terjadi pada wanita umur 45 – 49 tahun. Pada masa menopause biasanya fungsi seluruh tubuh menurun. Menopause terjadi berangsur – angsur, gejala awal (masa pancaroba/klimakterium) ditandai dengan perasaan kurang nyaman, depresi, jantung berdebar – debar, muka panas, banyak keluar keringat sampai tangan kadang – kadang basah terus dan kesemutan, dan gejala psikis lain seperti cemas dan lain – lain. Oleh karena itu bagi wanita yang menjelang menopause dianjurkan untuk mengatasi dengan persiapan yang lebih baik.

III. SEKSUALITAS DAN PERMASALAHANNYA

Seorang psikiater bernama freud menyatakan bahwa dari mula kehidupannya di dunia seorang anak mempunyai naluri dan aktifitas psikosexual, jadi bukan timbul pada masa pubertas. Naluri ini disebut libido ialah berupa keinginan memperoleh berbagai perasaan yang menyenangkan yang disebut kesenangan seksual. Pada anak berbeda dengan orang dewasa. Fase – fase pada anak antara lain fase oral, fase anal, dan fase genital. Bia pada fase tersebut tuntutan pemuasan tidak terpenuhi secara wajar akan timbul gangguan sex.

1. Gangguan dari kemampuan, dapat berupa :

a. Impotensi

b. Ejakulasi dini / prekoks

c. Frigiditas

d. Dispareunia dan vaginismus

e. Hiperseksual

2. Gangguan dari arah gangguan sex

a. Homoseksual pada laki – laki dan lesbianisme pada wanita

b. Fotishisme

c. Pedofilia

d. Transvestisme

e. Exibisionisme

f. Veyeurisme atau skopofilin

g. Sadisme

h. Masokhisme

i. Transeksualisme

SEX DALAM KEHAMILAN

Sex dalam kehamilan aman pada kehamilan yang normal. Alat kelamin pria tidak akan dapat melakukan kontak langsung terhadap fetus (calon bayi anda), karena keberadaannya dilindungi oleh dinding otot uterin dan cairan amniotik. Ada lendir penyumbat di sekitar leher rahim (cervix) yang akan mencegah air mani dan bakteri masuk ke dalam uterus.

Tidak ada batasan waktu kapan saat tepat untuk bersanggama selama hamil. Bagi Anda yang hamilnya berisiko, misalnya letak plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter. Begitu juga apabila Anda mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan untuk make love.

Beberapa posisi yang bisa Anda pilih adalah :

· Wanita di atas, pria di bawah
Dengan posisi ini, Anda bisa mencegah terjadinya tekanan yang terlalu banyak pada bagian perut dan payudara. Keuntungan lainnya, Anda dapat mengatur kedalaman penetrasi penis pasangan Anda, dan juga kecepatan serta irama bercinta Anda.

· Posisi sendok
Posisi ini dilakukan dengan tubuh berbaring menyamping. Pasangan Anda berada di belakang Anda, sehingga penetrasi dapat dilakukan dari belakang. Posisi ini juga sesuai untuk dilakukan pada saat perut Anda sudah besar, atau saat Anda tidak dapat berperan aktif lagi selama bercinta.

· Posisi duduk
Posisi ini dapat menjadi pilihan di akhir trimester ke-2 atau di awal trimester ke-3. Posisi ini cukup nyaman, baik untuk Anda maupun pasangan, sekali pun tidak memberikan Anda berdua kesempatan untuk banyak melakukan gerakan aktif saat pemanasan (foreplay). Sayangnya, posisi duduk ini hanya nyaman dilakukan bagi berat tubuh Anda tergolong normal. Sebab, pada posisi ini pasangan Anda harus menopang berat tubuh Anda pada pangkuannya.

SEX SAAT HAID


Vagina yang biasanya dilumuri lendir pencegah terjadinya infeksi ketika haid tergantikan oleh aliran darah haid untuk dikeluarkan. Nah, hubungan seks yang dilakukan pada saat itu dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi. Hubungan seks saat haid bisa menyebabkan aliran darah haid berbalik dan menimbulkan infeksi pada rongga panggul, kondisi ini kemudian bisa menjalar ke bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah yang terbuka di permukaan rahim saat haid.

Beberapa penelitian bahkan membuktikan kalau infeksi penyakit menular seksual, seperti gonorhea, HIV, dan berbagai penyakit lainnya juga meningkat pada wanita yang melakukan hubungan seksual pada saat sedang haid. Akibat lanjut dari infeksi ini adalah kemungkinan terjadinya perlengketan alat reproduksi sehingga fungsi organ reproduksi pun menjadi terganggu, sehingga proses kehamilan menjadi sulit terjadi. Selain itu, perlengketan alat reproduksi tadi juga dapat menyebabkan nyeri panggul yang cukup parah.

IV. KEHAMILAN REMAJA

Kehamilan yang baik adalah kehamilan yang tidak menimbulkan gangguan kesehatan jasmani, rohani dan social untuk ibu maupun calon anak yang akan dilahirkannya. Kelompok umur yang dianggap sangat berbahaya untuk hamil adalah 10 – 15 tahun. Umur 15 – 20 tahun dianggap masih berbahaya meskipun lebih berkurang resiko bahayanya dibanding umur sebelumnya.secara psikis mereka belum cukup matang untuk menghadapi kehamilan dan persalinan. Umur 20 – 30 tahun adalah kelompok umur yang dianggap paling baik untuk hamil.

Berdasarkan survei dasar kesehatan reproduksi remaja (KRR) yang dilakukan BKKBN Jawa Barat terhadap 288 responden usia 15-24 tahun di enam kabupaten/kota Jabar pada Mei 2002, diperoleh data, 39,65% remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Selain itu terungkap pula, 83% responden belum memiliki pengetahuan tentang konsep reproduksi, 40,6% tidak tahu tentang seksual beresiko dan 42,42% tidak mengetahui tentang penyakit menular seksual (PMS).

Bagi remaja yang hamil diluar nikah ada 3 pilihan baginya. Pertama, segera menikah, maka secara hukum bayi yang dilahirkan mempunyai ibu dan ayah. Namun perkawinan demikian sering berakhir dengan perceraian. Kedua, meneruskan kehamilan tanpa menikah. Biasanya oleh keluarganya remaja ini “diungsikan” ke tempat lain sampai anaknya lahir. Setelah anaknya lahir diadopsi oleh keluarganya. Ketiga, melakukan pengguguran kandungan. Umumnya mereka menggugurkan kandungan setelah kehamilannya membesar karena kurang pengetahuan, takut, dihantui oleh rasa berdosa. Sehingga tidak jarang abortus kriminalis dapat menyebabkan kematian.

V. SEXUALITY TRANSMITED DESEASES

Penyakit kelamin adalah penyakit yang penularan utamanya adalah melalui hubungan kelamin. Cara hubungan kelamin tidak hanya terbatas secara genito – genital saja, tetapi dapat juga secara orogenital, sehungga kelainan yang timbul akibat penyakit kelamin ini tidak terbatas pada daerah kelamin saja, tetapi juga pada daerah – daerah extra genital.

Penularan juga dapat melalui kontak langsung dengan handuk, thermometer, jarum suntik dan sebagainya dan juga transfuse darah. Penyakit kelamin yang dikenal sebagai Veneral Desease (V.D) yaitu sifilis, gonore, ulkus mole, limfogranuloma venerum dan granuloma inguinale.

Sexuality Transmited Desease (STD) adalah disamping kelima penyakit V.D tersebut ditambah pelbagai penyakit lain yang tidak termasuk V.D diantaranya AIDS.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.